Mungkin ada yang menyadari beberapa selebriti Indonesia terlihat memiliki senyum serupa putih, rapi, bersinar dan ada yang berbentuk gigi kelinci. Apakah itu gigi palsu atau akibat perawatan pemutihan gigi? Bukan, tampilan tersebut adalah akibat perawatan Dental Veneer. Apa itu dental veneer? Berikut kami ulas agar anda bisa memahami dengan baik.
ALASAN MEMILIH DENTAL VENEER
Dental Veneer adalah sebuah bentuk restorasi dalam kedokteran gigi. Perawatan yang dilakukan hanyalah menggantikan lapisan terluar gigi bagian depan (menghadap ke bibir atau pipi) dengan bahan komposit atau porselen pada kebanyakan kasus. Perawatan ini hanya diindikasikan pada:
Kebanyakan pasien datang karena ingin mengubah tampilan gigi mereka agar lebih estetik. Namun mereka tidak ingin perawatan yang lebih invasive seperti jaket (dental crown). Karena pengasahan gigi untuk pembuatan dental veneer lebih sedikit dibandingkan untuk dental crown. Maka Dental Veneer sering dianggap sebagai solusi estetika yang minimal.
MEMILIH DENTAL VENEER
Pengerjaan dental veneer bisa dilakukan secara direct atau indirect. Direct dental veneer bisa langsung selesai dikerjakan dalam satu kali kunjungan. Sementara indirect dental veneer memerlukan waktu kunjungan 2-3 kali untuk menunggu proses pembuatan di laboratarium. Anda dapat memilih warna dan bentuk akhir yang diinginkan. Apakah lebih putih, lebih kotak atau lebih besar dari sebelumnya. Yang harus anda pahami adalah bentuk dan warna natural akan terlihat lebih cocok dengan usia. Pemilihan warna yang terlalu putih misalnya akan membuat senyum anda nampak tidak asli. Dan bentuk gigi kelinci tidak bisa diterapkan pada semua pasien karena akan mengganggu gerakan kunyah dan gigit sehingga beresiko patah.
PENENTU KEBERHASILAN DENTAL VENEER
Berapa lama dental veneer bertahan? Jawabannya bervariasi. Jika perawatan dental veneer dilakukan dengan baik oleh dokter gigi, dental veneer dapat bertahan sampai 10 tahun. Namun bukan hal ini saja yang menjadi penentu, kebiasaan buruk pasien dalam menjaga kesehatan rongga mulutnya sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan dental veneer.
BIla anda tertarik melakukan perawatan ini, konsultasikan dengan dokter gigi apakah gigi anda aman dipasangkan Dental Veneer. Dokter gigi anda mungkin akan meminta untuk dilakukan foto rontgen gigi, pencetakan gigi dan evaluasi lainnya.
Artikel dibuat oleh: drg. Oktaria Sakina