Menyikat gigi sudah menjadi bagian keseharian tiap orang. Ada yang melakukannya setiap waktu mandi, setiap mau berangkat keluar rumah, setiap mau beribadah dan lainnya. Namun ada pula yang justru menyepelekan menyikat gigi. Berdasarkan hasil riset dari Unilever Indonesia Foundation, saat terjadi pandemic covid-19 beberapa waktu yang lalu, sebagian orang tidak lagi meyikat gigi dua kali sehari dan juga menghindari kunjungan ke dokter gigi. Apakah sudah mulai terjadi terjadi penurunan kesadaran atas kesehatan gigi di Indonesia?
Kesehatan gigi dan rongga mulut sangat bergantung dari kebiasaan menjaganya dari rumah, seperti cara kita menyikat gigi dan juga pola makan yang mendukung kesehatan gigi. Salah satu yang harus dikuasai adalah menyikat gigi dengan benar dan tepat. Yaitu hal sederhana yang dapat membuat rongga mulut bersih, sehingga terhindar dari akumulasi bakteri jahat yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam rongga mulut, sehingga memicu terjadinya penyakit seperti gigi berlubang, bau mulut, gusi berdarah dan lainnya.
Teknik menyikat gigi dimulai dengan memilih sikat gigi yang sesuai, mulai dari ukuran dan kelembutan bulu sikatnya, lalu menggunakan pasta gigi mengandung fluoride. Saat ini, sudah mulai umum dipakai sikat gigi elektrik. Apakah bedanya dengan sikat gigi manual? Simak keunggulan dan kelemahannya berikut ini:
Terlepas dari keuntungan maupun kerugian dari kedua jenis sikat gigi tersebut, sangat penting untuk menciptakan kebiasaan menyikat gigi dengan benar dan tepat. Pilihlah sesuai kebutuhan famtree, apakah sikat gigi manual atau elektrik. Tidak lupa, untuk selalu kontrol ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali untuk memeriksa dan memantau kondisi kesehatan gigi dan rongga mulut ya famtree. Hubungi kami melalui whatsapp dan akun Instagram untuk info terlengkap dan terbaru.
Sumber: berbagai sumber
IDENTISTREE Dental Clinic
Telepon (021) 293 14 707
WhatsApp 0812 9894 0419
Instagram @identistree.dentalclinic
www.identistree-clinic.com